Kepemimpinan Pendidikan dalam MBS
Tuntutan masalah dalam peningkatan mutu pendidikan dipandang perlu mendapatkan
perhatian yang serius. Rendahnya mutu pendikan merupakan masalah yang perlu untuk
segera ditangani. Mutu pendidikan harus terus berupaya dan berusaha mengarah kepada
perbaikan terutama pada segi manajemen yang dianggap sangat perlu untuk menciptakan
suatu sumber daya manusia yang berkualitas.
Kepemimpinan Transformasional merupakan gaya kepemimpinan yang lebih mementingkan kepentingan bersama dibanding dengan kepentingan pribadi, mampu memotivasi pengikutnya, dan mampu mempengaruhi pengikutnya. Hal ini juga berhubungan dengan soft skill yang dimiliki kepala sekolah dalam mengembangkan gaya kepemimpinan tranformasional tersebut.
Kepemimpinan merupakan suatu kemampuan yang dimiliki oleh sesorang untuk
mampu mempengaruhi orang lain.1dan kepemimpinan itu sendiri merupakan suatu hal
yang sangat penting dalam MBS/MBM. Adapun kepemimpinan pendidikan adalah
segenap kegiatan dalam usaha mempengaruhi personal dilingkungan pendidikan pada
situasi tertentu agar mereka lalui dengan usaha kerja sama , mau bekerja sama dengan
penuh tanggung jawab dan ikhlas demi tercapainya suatu tujuan pendidikan yang telah
ditetapkan. Dalam pengembangan suatu lembaga pendidikan kepemimpinan memiliki dua
fungsi, yaitu (1) mengusahakan keaktifan organisasi pendidikan, contohnya etos kerja yang baik ,dll ,(2) mengusahakan lembaga pendidikan/sekolah berhasil, contohnya melaksanakan fungsi kepemimpinan.
Kepemimpinan Tranformastif memiliki makna yaitu kepemimpinan yang mampu mengubah suatu bentuk yang lain dan berbeda. Kepemimpinan Transformasional ini lebih mengutamakan pada pemberian kesempatan kepada guru, siswa, orang tua, staf dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mencapai tujuan visi sekolah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar