PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENDIDIKAN DAN MANAJEMEN SEKOLAH
Keberadaan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan merupakan sebuah keniscayaan bahkan diatur sedemikian rinci dengan maksud agar kontribusi dari masyarakat bisa maksimal. Bahkan dalam kondisi tertentu peran serta masyarakat bisa menjadi wajib sebagaimana diatur dalam UU No. 20 tahun 2003 pasal 5. Keterlibatan orang tua dapat dimaknai sebagai suatu bentuk partisipasi orang tua dalam upaya membantu pendidikan di sekolah untuk mengembangkan pembelajaran dan perkembangan peserta didik dalam rangka meningkatkan proses dan hasil pendidikan di sekolah. Secara historis, pendidikan dimulai oleh masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu peran masyarakat dalam kemajuan pendidikan sangat penting dan perlu terus ditingkatkn agar menjadi sejajar dengan peran negara dan pasar.
Masyarakat memiliki peran yang besar dalam pendidikan nasional. Diantaranya, menciptakan suasana yang dapat menunjang pelaksanaan pendidikan nasional, ikut menyelenggarakan pendidikan non-pemerintaha atau swasta, membantu pengadaan tenaga, biaya, sarana dan prasarana, menyediakan lapangan kerja, membantu mengembangkan profesi baik secara langsung maupun tidak langsung. Dimana peran tersebut dilaksanakan melalui jalaur: perguruan swasta, dunia usaha, kelompok profesi, lembaga swasta nasional, dan lain sebagainya.
Manfaat dari hubungan sekolah dengan masyarakat ialah meningkatkan popularitas seklah dimata masyarakat, sehingga harga diri sekolah meningkat pula. Dalam hubungan masyarakat dengan sekolah dapat dilakukan untuk memberikan gambaran tentang sekolah yang perlu diketahui oleh masyarakat. Wujud keterlibatan masyarakat dimaksud, bukan sekedar dalam bentuk finansial, tetapi keterlibatan yang diharapkan adalah lebih dari itu, demi terciptanya peningkatan mutu sekolah secara menyeluruh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar